Penyebab Terjadinya Pernikahan Anak Dibawah Umur di Lokasi Pengungsian Gempa Palu

Penyebab Terjadinya Pernikahan Anak Dibawah Umur di Lokasi Pengungsian Gempa Palu

BandarJudiQQ

Pernikahan anak dibawah umur di tenda pengungsian para pengungsi gempa dan likuefaksi Palu,Sulawesi Tengah marak terjadi.Rata-rata pengantin berusia 14-17 tahun.

Data Perkumpulan Lingkar Belajar untuk Perempuan (LIBU) Sulawesi Tengah mencatat ada sembilan pernikahan dini ditenda pengungsian.Direktur LIBU Dewi Rana mengatakan,dari sembilan kasus pernikahan dini itu paling banyak terjadi di pengungsian Petobo,yakni sebanyak lima kasus.Selebihnya terjadi di beberapa tempat pengungsian lainnya.

Menurut Dewi,penyebab yang paling menonjol bukan lantaran si anak hamil di luar nikah,melainkan desakkan lingkungan dan keluarga karena masalah ekonomi dan akhirnya dinikahkan.

"Kita terus mengawal anak-anak yang menikah muda itu,soal kehamilannya berkaitan dengan kesehatan reproduksinya kita pantau terus.termasuk juga antisipasi adanya kekerasan terhadap anak yang menikah di usia dini,"jelas Dewi.

Terkait persoalan ini semua,Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Palu Irmayanti Petalolo membenarkan adanya fenomena tersebut.Untuk itulah pihaknya kemudian membangun semacam posko yang diberi nama "Tenda Ramah Perempuan".

Laporan yang masuk ke posko Tenda Ramah Perempuan,yang mencari istri kebanyakan para duda yang istrinya meninggal korban likuefaksi.

"Jadi kami coba koordinasi semua untuk melakukan upaya-upaya mengantisipasi atau meminimalisir melali sosialisasi atau penguatan pemberian pemahaman seperti misalnya bahaya pernikahan dini dan sebagainya,"kata Irma.

Untuk itu pihaknya bekerja sama dengan sejumlah organisasi perempuan yang konsen terhadap persoalan ini.

Comments

Popular posts from this blog

Alasan Mengapa Mudah Muncul Bau Mulut

Cara Penanganan Dan Penyembuhan Masalah Katup Jantung Bocor

Mbah Arjo Manusia Tertua di Indonesia Meninggal Dunia Diusia 194 tahun